5
orang Ditangkap, Diduga Bunuh Aulia dengan Obat Penenang
Polisi menangkap lima pria yang diduga membunuh Aulia Rahmat, 24 tahun,
menggunakan obat penenang. Jenazah Aulia ditemukan di pinggir Tol Cijago, Rabu
24 Agustus 2016. "Tersangka ditangkap secara terpisah di Jakarta
Timur," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kota
Depok Komisaris Teguh Nugroho, Jumat 28 Agustus 2016.
Menurut Teguh, awalnya Kepolisian Resor Jakarta Timur menangkap
tiga orang siang tadi. Dua orang lagi bisa dibekuk beberapa jam kemudian.
Teguh mengatakan, orang-orang yang diduga sebagai pelaku itu
masih menjalani pemeriksaan. Diduga motif pembunuhan ini adalah perampokan.
Mereka ingin menguras barang berharga milik korban. "Korban tewas karena
dicekoki obat penenang hingga overdosis," ujar Teguh.
Kepala Kepolisian Sektor Sukmajaya Komisaris Supriadi mengatakan
Aulia diculik oleh empat orang pada Senin malam, 22 Agustus 2016. Saksi melihat
para pelaku membawa Aulia dengan mobil berwarna hitam.
Salah seorang teman Aulia sempat melaporkan penculikan itu ke
Polsek Cipayung pada Selasa siang. Namun karena belum 24 jam, laporan itu tidak
bisa diproses. Keesokan harinya muncul berita penemuan mayat lelaki di
pinggir tol Cijago, Depok. Lelaki itu ternyata adalah Aulia.
Berdasarkan hasil otopsi, diketahui Aulia tewas akibat overdosis obat penenang. Diduga pria asal Aceh itu dicekoki obat penenang oleh penculik-penculiknya.
Berdasarkan hasil otopsi, diketahui Aulia tewas akibat overdosis obat penenang. Diduga pria asal Aceh itu dicekoki obat penenang oleh penculik-penculiknya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar